Keuangan

Jelang HUT BEI IHSG Kembali ke 5000

BISNIS-YUK.COM – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada pekan ini atau menjelang Hari Ulang Tahun (HUT) yang ke-28 PT Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Senin (13/7), ditutup pada level psikologis 5000 dengan mengalami peningkatan sebesar 1,15 persen pada level 5.031,256 dari level 4,973.794 pada pekan sebelumnya.

Senada dengan IHSG, peningkatan juga terjadi pada kapitalisasi pasar bursa yaitu sebesar 1,19 persen atau sebesar Rp5.828,776 triliun dibandingkan pekan sebelumnya yang ditutup pada posisi Rp5.759,763. Imbas dari peningkatan IHSG dan nilai kapitalisasi pasar bursa selama sepekan, data rata-rata perdagangan harian BEI selama sepekan pada periode 6 – 10 Juli 2020 ditutup positif atau mengalami peningkatan. Rata-rata nilai transaksi harian mengalami peningkatan paling tinggi yaitu sebesar 23,50 persen atau menjadi Rp7,946 trilun dari 6,434 triliun pada penutupan pekan sebelumnya. Kemudian peningkatan sebesar 22,23 persen terjadi pada rata-rata volume transaksi harian menjadi 8,757 miliar unit saham dibandingkan pada pekan sebelumnya sebesar 7,164 miliar unit saham. Rata-rata frekuensi transaksi harian juga mengalami peningkatan sebesar 15,50 persen menjadi 661.177 ribu kali transaksi dibandingkan pekan sebelumnya sebesar 572.412 ribu kali transaksi.

Investor asing pada hari ini mencatatkan nilai beli bersih sebesar Rp95,58 miliar, sedangkan sepanjang tahun 2020, jual bersih asing tercatat sebesar Rp16,268 triliun.

Pada pekan ini, BEI kedatangan 3 (tiga) Perusahaan Tercatat baru yang seluruh seremoninya dilaksanakan secara virtual, sebagai bentuk antisipasi penyebaran Pandemi Coronavirus Disease (COVID-19) di Indonesia. Pencatatan Perdana Saham yang pertama pada pekan ini dilaksanakan pada Senin (6/7), PT Pakuan Tbk dengan kode saham UANG resmi menjadi Perusahaan Tercatat ke-30 di BEI pada tahun 2020 dan tercatat pada Papan Pengembangan BEI. UANG bergerak pada sektor Trade, Services & Investment dengan subsektor Tourism, Restaurant and Hotel.

Pada hari berikutnya, tepatnya Selasa (7/7) BEI kedatangan Perusahaan Tercatat ke-31 dan ke-32 pada tahun 2020, adalah PT Boston Furniture Tbk dengan kode saham SOFA resmi tercatat pada Papan Akselerasi BEI, kemudian PT Pradiksi Gunatama Tbk dengan kode saham PGUN resmi tercatat pada Papan Utama BEI. SOFA masuk ke dalam sektor Consumer Goods dengan subsektor Houseware, sedangkan PGUN masuk ke dalam sektor Agriculture dengan subsektor Plantation.

Pencatatan Obligasi Berkelanjutan dan Sukuk Mudharabah Selama Sepekan

BEI mencatatkan 4 (empat) Obligasi Berkelanjutan dan 2 (dua) Sukuk Mudharabah selama sepekan, diawali pada Selasa (7/7) PT Mandala Multifinance Tbk resmi menerbitkan Obligasi Berkelanjutan IV Mandala Multifinance Tahap I Tahun 2020 resmi tercatat di BEI dengan nilai nominal sebesar Rp150.000.000.000. PT Pemeringkatan Efek Indonesia (PEFINDO) memberikan pemeringkatan idA (Single A) untuk Obligasi tersebut. Bertindak sebagai Wali Amanat dalam emisi ini adalah PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk (ADMF) menerbitkan Obligasi Berkelanjutan V Adira Finance Tahap I Tahun 2020 dan Sukuk Mudharabah Berkelanjutan IV Adira Finance Tahap I Tahun 2020, keduanya resmi tercatat di BEI pada Rabu (8/7). Obligasi tersebut dicatatkan dengan jumlah nominal sebesar Rp1.300.000.000.000, sedangkan untuk Sukuk Mudharabah dicatatkan dengan nominal sebesar Rp200.000.000.000. PEFINDO memberikan pemeringkatan idAAA (Triple A) untuk Obligasi dan idAAA(sy) (Triple A Syariah) untuk Sukuk Mudharabah. PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk bertindak sebagai Wali Amanat dalam emisi ini.

Pada keesokan hari, tepatnya Kamis (9/7), terdapat 2 (dua) pencatatan Obligasi dan Sukuk Mudharabah, pertama adalah Indonesia Eximbank resmi mencatatkan di BEI untuk Obligasi Berkelanjutan Indonesia Eximbank V Tahap I Tahun 2020 dan Sukuk Mudharabah Berkelanjutan Indonesia Eximbank II Tahap I Tahun 2020. Obligasi tersebut dicatatkan dengan nilai nominal sebesar Rp48.000.000.000, sedangkan untuk Sukuk Mudharabah dicatatkan dengan nilai nominal sebesar Rp100.000.000.000. Hasil pemeringkatan yang diberikan PEFINDO untuk Obligasi ini adalah idAAA (Triple A) dan idAAA(sy) (Triple A Syariah) untuk Sukuk Mudharabah. Bertindak sebagai Wali Amanat dalam emisi ini adalah PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. Pencatatan Obligasi dan Sukuk Mudharabah selanjutnya adalah dari PT Pegadaian (Persero) yang menerbitkan Obligasi Berkelanjutan IV Pegadaian Tahap II Tahun 2020 dan Sukuk Mudharabah Berkelanjutan I Pegadaian Tahap II Tahun 2020, keduanya resmi tercatat di BEI dengan jumlah nominal untuk Obligasi sebesar Rp1.500.000.000.000 dan Sukuk Mudharabah dicatatkan dengan jumlah nominal sebesar Rp 500.000.000.000. PEFINDO memberikan pemeringkatan idAAA (Triple A) untuk Obligasi dan idAAA(sy) (Triple A Syariah) untuk Sukuk Mudharabah. PT Bank Mega Tbk bertindak sebagai Wali Amanat dalam emisi ini.

Total emisi Obligasi dan Sukuk yang telah tercatat di BEI sepanjang tahun 2020 adalah 38 emisi dari 28 Perusahaan Tercatat senilai Rp31,21 triliun. Total emisi Obligasi dan Sukuk yang tercatat di BEI sampai dengan saat ini berjumlah 432 emisi dengan nilai nominal outstanding sebesar Rp424,81 triliun dan USD47,5 juta, diterbitkan oleh 119 Perusahaan Tercatat. Surat Berharga Negara (SBN) tercatat di BEI berjumlah 97 seri dengan nilai nominal Rp3.122,07 triliun dan USD400 juta dan Efek Beragun Aset (EBA) sebanyak 11 emisi senilai Rp8,84 triliun.**

Sumber: www.idx.co.id

Editor: Rifai

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

ten − six =

To Top