Business

Kemlu Dorong Pelaku Bisnis Indonesia Bidik Pasar Kanada

BISNIS-YUK (23/06/2020) – Kanada adalah salah satu pasar unggulan di Kawasan Amerika yang masih kurang menjadi target para pelaku bisnis Indonesia. Pelaku bisnis perlu jeli mencari potensi pasar Kanada yang bersifat niche, tariff rendah, serta merupakan produk unggulan Indonesia. Kunci dalam berbisnis di Kanada adalah mampu menjaga komitmen dalam kualitas produk dan ketepatan pengiriman. Ketiga hal tersebut merupakan kesimpulan dari web seminar (webinar) “Potensi Bisnis Indonesia-Kanada” yang diselenggarakan pada Jumat (19/06/2020).

Webinar menampilkan narasumber Konsul Jenderal RI di Vancouver, Tuti W. Irman; Konsul Jenderal RI di Toronto, Leonard Hutabarat; Kepala ITPC Vancouver, Robby Handoko; Wakil Ketua Umum KADIN bidang Perdagangan, Benny Soetrisno dan Kapus PPK Amerop Kemlu, Ben Perkasa Drajat. Dua orang diaspora Indonesia yang telah merintis usaha di Kanada juga turut berbagi pengalaman yaitu Liza Wajong dan Utomo Kuntjoro. Direktur Amerika I Kemlu, Zelda W. Kartika, dan Ketua Komite Tetap Bidang Pengembangan Ekspor KADIN Indonesia, Handito Joewono, bertindak selaku moderator dari webinar yang diikuti oleh 314 peserta tersebut.

Dari penjelasan para narasumber, diketahui bahwa terdapat empat komoditas unggulan Indonesia untuk pasar Kanada yaitu otomotif dan komponennya, produk kertas, alas kaki dan ban mobil. Disamping itu terdapat potensi untuk pengiriman tenaga kerja, khususnya di tingkat SMA/SMK dan Diploma di berbagai bidang. Memperhatikan banyaknya imigran dari berbagai penjuru dunia yang menetap di Kanada, maka pelaku bisnis perlu jeli dalam mencari potensi pasar niche misalnya produk makanan halal dan rempah-rempah seperti jahe.

Webinar “Potensi Bisnis Indonesia-Kanada” merupakan webinar pertama dari serial webinar mingguan “Indonesia-The Americas”. Tujuan penyelenggaraan adalah untuk mengidentifikasi peluang bisnis serta mendorong pelaku bisnis untuk tetap bersemangat mencari peluang ekspor di tengah-tengah situasi pandemi COVID-19. Dengan adanya diskusi mingguan, diharapkan interaksi antara pemerintah dan pelaku bisnis akan tetap terbina dengan baik.**

Sumber: Kementerian Luar Negeri

Editor: Sani

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

20 − 19 =

To Top